Minggu, 03 Januari 2010

Sabda Hati yang Mendiami Sepi

Aku lahir dari payung kebebasan yang terbuka
dewasa dan terlontar di bumi merdeka
bersanding di pelamin pembangunan
tapi masih mendirikan pagar-pagar bimbang

Aku bangun dari kuburan sejarah luka
mencari tongkat ketuanan
yang hilang dari mimbar bangsa
mencari imam yang berani bersuara

Aku merindu arak dari syurga
membuang mabuk dunia
merawat gelisah kebendaan
dengan wirid-wirid penyesalan

Aku bersabda di tasik kearifan
ketika hati mendiami permukaan sepi
ada sepatu ukhrawi yang keliru
bukan perjalanan berliku memperindah diri


SHAPIAI MUHAMMAD RAMLY
Sri Wangsa Batu Pahat, Johor.
Berita Harian Sabtu, 2 Jan.,2010

Tidak ada komentar: